Tidurlah dengan indah syahdu zikir pemupuk jiwa
Moga bangkit nanti dalam menghela indahnya haruman duniawi
Moga kuis-kuis bayu angin malam singgah menyapa cium ke pipimu
Dari tirai jendela kamar tidurmu
Bermain di alis matamu
Turun dibibirmu
Menjadi peneman selimut lenamu
Moga dibuai mimpi seindah syair sang pari-pari gelita
Menunggu tabirnya sang mentari pagi jingga
Di balik titis embun cahaya
Menitis lembut di celah- celah dedaun meria hijau lembab
Selamat malam...nanti terganggu lena tidurmu
Takut pula siang nanti layu seperti
Kelopak bunga seri pagi yang enggan mekar
Melingkar antara pagar halaman
Ya...moga-moga mekar seindah serata
Bersama mekarnya seri pagi
Dibalik titis embun sirna pagi dingin ke kalbu
Bila kicauan burung
Membisikkan rindu salam subuh Ilahi
Bukalah matamu
Bangkitlah dari hamparan indahmu dengan Doa syukur
Ingatlah kepada Dia, kemudian ingatlah kepadaku
Jangan lupa juga kepada pari-pari gelita yang membisikkan
Syair kepadamu malam tadi
Yang mendodoikan asyik lenamu
Moga malam nanti sang pari-pari hadir lagi
Meneman tidurmu....
-haris indera-
kajang, selangor